Jangan Tertipu dengan Gambar Diduga Trump Berusaha Mencium Brigitte Macron

22 Juni 2026

Beberapa unggahan populer memberitakan bahwa gambar tersebut bukan dihasilkan AI dan sebenarnya autentik. Namun klaim tersebut salah pada kedua sisi.


Gambar disediakan oleh akun Facebook Rebecca Stafford

Klaim:

Sebuah gambar secara meyakinkan menunjukkan Presiden AS Donald Trump mencoba mencium Brigitte Macron, istri Presiden Prancis Emmanuel Macron, selama kunjungan Trump pada Juni 2026 ke Prancis.

Penilaian:

Originated as Satire

Pada Juni 2026, Presiden Perancis Emmanuel Macron dan istrinya Brigitte Macron, menyambut Presiden AS Donald Trump di Istana Versailles, bekas kediaman kerajaan dekat Paris.

Setelah kunjungan tersebut, beberapa orang di media sosial membagikan gambar yang menggambarkan Trump berusaha mencium Brigitte Macron saat ia berusaha mendorongnya. Presiden Perancis juga hadir dalam gambar tersebut, meskipun ia sedang memberi isyarat ke arah kamera alih-alih melihat kedua orang tersebut. Satu unggahan di Facebook mengatakan gambar tersebut:

TIDAK , INI BUKAN AI !!

Ini adalah salam yang canggung antara Presiden AS Donald Trump dan Ibu Negara Prancis Brigitte Macron, sementara Presiden Perancis Emmanuel Macron memperhatikan dengan ekspresi wajah yang tegang.

Salam tersebut berlangsung pada Rabu, 17 Juni 2026, tepat setelah pertemuan puncak G7 yang berisiko tinggi di Evian-les-Bains. 
Saat Trump menunduk untuk memberikan salam cium pipi ganda secara tradisional, Brigitte Macron terlihat menarik diri secara canggung atau menolak ciuman kedua.

Itu hanyalah salah satu dari banyak kejadian tidak ramah dari para pemimpin dan pasangan mereka pada hari itu ! 😁

(Pengguna Facebook Gary Bap)

Pengguna membagikan gambar tersebut di Threads ( arsip ), X ( arsip ) dan tempat lain di Facebook ( arsip ), sering dengan jaminan bahwa gambar itu autentik. Pembaca Snopes mencarinya di situs dan mengirim email menanyakan apakah gambar itu sesungguhnya sebagaimana diklaim oleh orang-orang yang membagikannya.

Pada kenyataannya, gambar tersebut memuat bukti yang jelas bahwa gambar itu dihasilkan dengan kecerdasan buatan dan pertama kali diposting oleh seseorang yang menyebutnya sebagai satir. Karena itu, kami menilai klaim tersebut berasal dari satir.

Di pojok kanan bawah gambar penuh (beberapa pengguna membagikan versi yang dipotong), watermark “Menacing Pansy” terlihat. “Menacing Pansy” adalah nama yang digunakan oleh Rebecca Stafford (arsip), yang diidentifikasi sebagai “digital creator” pada akun Facebook-nya. Deskripsi tentang dirinya mencakup: “If I stamp it Menacing Pansy, it is satire created by me.”

Ia memposting gambar (arsip) Trump mencoba mencium Brigitte Macron pada 18 Juni dengan caption, “Sorry, I just had to. 😏 Satire.” Watermark Menacing Pansy terlihat dalam postingannya.

Ada beberapa bukti yang menunjukkan gambar telah diedit menggunakan alat AI.

Petunjuk yang paling mudah dikenali adalah bahwa ibu jari Brigitte Macron memudar menjadi warna putih yang sama dengan tas tangan yang sedang ia pegang, akhirnya menyatu dengan bagian luar tas tersebut.

Dengan merujuk pada foto-foto nyata dari acara tersebut, bukti bahwa gambar tersebut dibuat dengan AI menjadi lebih kuat.

Salah satu foto Getty menunjukkan Trump dan Macrons berdiri di depan tangga marmer yang sama, dengan Emmanuel Macron dalam pose yang persis sama seperti yang terlihat pada versi satir gambar tersebut. Trump menghadap menjauhi kedua Macron pada foto itu.

Foto Reuters memperlihatkan pandangan lurus tanpa halangan terhadap Brigitte Macron, lebih spesifik lagi gaunnya. Desain bunga putih di dadanya pada foto itu meluas hanya ke satu lengan. Namun, gambar yang dihasilkan AI menggambarkan desain bunga itu meluas ke kedua lengannya.

Tergantung pada situasinya, salam Prancis yang umum adalah ciuman ringan di tiap pipi orang tersebut. Dua foto Getty lain menunjukkan Trump dan Brigitte Macron melakukan hal ini tanpa Brigitte mencoba mendorong Trump. Tidak ada foto Getty dari pertemuan tersebut yang menunjukkan Macron menolak segala upaya dicium oleh Trump.

Untuk pembacaan lebih lanjut, kami telah membantah rumor palsu bahwa Brigitte Macron adalah transgender.

Siti Aulia Putri

Siti Aulia Putri

Saya adalah jurnalis independen yang fokus pada pemeriksaan fakta, literasi media, dan analisis informasi digital di Indonesia. Saya menulis untuk membantu pembaca memahami berita secara kritis dan membedakan fakta dari konten menyesatkan. Melalui PMJNEWS.com, saya berkomitmen menjaga integritas, transparansi, dan tanggung jawab dalam setiap karya jurnalistik.