Mengapa sutradara Hollywood menggunakan nama samaran Allen Smithee untuk menjauhkan diri dari film-film mereka

21 Maret 2026

Klaim:

Para sutradara film Hollywood dulu pernah menggunakan pseudonim Allen Smithee pada film-film yang tidak ingin namanya terkait dengannya.

Penilaian:

Selama musim Penghargaan Akademi (Academy Awards) di pertengahan Maret 2026, sebuah rumor lama tentang sutradara Hollywood yang menggunakan pseudonim dalam kredit film yang ingin mereka jauhi beredar luas secara online.

Pengguna di platform media sosial seperti Instagram (diarsipkan) membagikan rumor tersebut dan menyatakan, “Selama lebih dari 30 tahun, sutradara Hollywood menggunakan nama samaran palsu ‘Alan Smithee’ untuk menolak film yang tidak berada di bawah kendali mereka.”

Post tersebut juga menuduhkan bahwa “Alan Smithee” — juga ditulis “Allen Smithee” — pada akhirnya terutama digunakan oleh sutradara yang merasa visi mereka telah dikompromikan oleh gangguan dari pihak studio atau produser.

Klaim bahwa sutradara Hollywood pernah menggunakan pseudonim Allen Smithee pada film-film yang tidak ingin namanya dilampirkan pada kredit film tersebut adalah benar.

Buku 2001 Directed by Allen Smithee,” yang diedit oleh Jeremy Braddock dan Stephen Hock, menggambarkan praktiknya: “‘Allen Smithee’ (sering kali dieja salah ‘Alan Smithee’) menjadi pseudonim yang disediakan oleh Directors Guild of America untuk sutradara-sutradara yang merasadan, yang lebih penting, dapat membuktikan kepada kepuasan Guildbahwa film-film mereka telah diambil kendalinya.

Seorang juru bicara dari Directors Guild of America mengonfirmasi kepada Snopes bahwa penggunaan pertama pseudonim Smithee terjadi pada tahun 1969 dengan film Death of a Gunfighter. Robert Totten pada awalnya menyutradarai film barat itu namun digantikan di tengah produksi oleh Don Siegel atas desakan sang bintang filmnya, Richard Widmark.

Siegel menulis dalam autobiografinya:

Ketika saya menolak untuk menerima kredit penyutradaraan untuk film itu, seperti halnya Bob Totten, Guild Sutradara membuat pseudonim untuk Totten dan saya: “Allen Smithee.” Karena film itu diterima dengan baik, saya memberitahu semua teman muda saya yang ingin menjadi sutradara untuk mengubah nama mereka menjadi Smithee dan mengambil kredit sebagai sutradara film tersebut.

(Getty Images)

Meski pada akhirnya pseudonim Smithee identik dengan produksi bermasalah dan film yang diterima kurang baik, penggunaan aslinya pada mulanya justru bertolak belakang secara ironis.

Kritikus film terkenal Roger Ebert menyebut Death of a Gunfighter sebagai sebuah Western yang luar biasa dan menulis,Director Allen Smithee, sebuah nama yang tidak saya kenal, membiarkan ceritanya mengalir secara alami. Situs Ebert kemudian menambahkan catatan editor yang berbunyi, sebagian, “Baru bertahun-tahun setelah ulasan ini dituliskan bahwa ‘Allen Smithee’ menjadi dikenal publik sebagai pseudonim yang digunakan sutradara untuk menghapus namanya dari kredit film.”

DGA tidak secara langsung mengonfirmasi kapan pseudonim tersebut berhenti digunakan. Namun, penggunaan dalam produksi yang berada di bawah pengawasan DGA telah minim sejak 2000. Sebuah artikel yang diterbitkan di Los Angeles Times pada 15 Januari 2000 merujuk pada perilisan film 1998 yang mengejek penggunaan pseudonim tersebut, An Alan Smithee Film: Burn Hollywood Burn, sebagai paku terakhir bagi nasib Smithee.

Artikel tersebut berbunyi, sebagian:

Sejak Disney merilis film itu pada 1998, reputasi Smithee menurun, dengan rumah produksi khawatir memberikan kredit kepadanya sama dengan menandai sebuah film sebagai barang rusak. Namun minggu ini datang bukti keras pertama bahwa hari-hari Smithee telah dihitung.

Film MGM’s “Supernova,” yang dibuka pada hari Jumat, disutradarai oleh Walter Hill, yang kemudian mengajukan permohonan kepada DGA untuk menghapus namanya. Secara normal, inilah momen Smithee untuk bersinar. Namun, Hill, perusahaan produksi, dan DGA sepakat menggunakan pseudonim berbeda: Thomas Lee. Dan itu menimbulkan pertanyaan: Di mana Smithee?

Jawabannya, menurut seorang anggota dewan DGA: Smithee telah sakit dan kemungkinan tidak akan pulih.

Beberapa kegagalan film terkenal yang dikreditkan kepada Smithee termasuk 1994’s The Birds II: Land’s End dan 1996’s Hellraiser IV: Bloodline.

Pseudonim tersebut juga pernah digunakan untuk versi-versi alternatif film yang seharusnya tidak menampakkannya, seperti versi yang dipotong untuk tayangan televisi dari David Lynch’s Dune, karya Michael Mann’s Heat dan The Insider, begitu pula versi dari Martin Brest’s Scent of a Woman dan Meet Joe Black yang dipotong untuk ditayangkan di pesawat komersial.

Siti Aulia Putri

Siti Aulia Putri

Saya adalah jurnalis independen yang fokus pada pemeriksaan fakta, literasi media, dan analisis informasi digital di Indonesia. Saya menulis untuk membantu pembaca memahami berita secara kritis dan membedakan fakta dari konten menyesatkan. Melalui PMJNEWS.com, saya berkomitmen menjaga integritas, transparansi, dan tanggung jawab dalam setiap karya jurnalistik.