Kami tidak menemukan catatan tentang penemuan yang diduga dipublikasikan oleh outlet berita tepercaya atau sumber akademik.
Gambar disediakan oleh pengguna Facebook Scott Whitehead
“);
}
else if(is_tablet()){
slot_number++;
var ad_class_name = “snopes_dt_incontent”;
var advertisement_text = “Advertisment:”;
if(isSponsorNewsletterUser){
ad_class_name += “_sponsorship”;
advertisement_text = “Sponsorship: “+info_icon;
}
document.write(“”);
}
>Pada tahun 2026, para pendaki menemukan artefak mirip Gulungan Laut Mati di tebing di Tennessee.
Pada Juli 2026, beredar postingan online yang mengklaim para pendaki di Tennessee telah menemukan versi baru Gulungan Laut Mati, dokumen kuno yang ditemukan di sebuah gua dekat Laut Mati dan berisi fragmen tertua yang diketahui dari Alkitab Ibrani.
Penemuan yang diduga itu, jika benar, akan mengguncang berabad-abad pekerjaan sejarah dan arkeologi, mengingat adanya bahasa seperti Aram pada gulungan yang diduga. Pembaca Snopes menghubungi kami untuk meminta informasi lebih lanjut mengenai penemuan yang diduga tersebut.
Namun, kisah itu tidak nyata.
Kami tidak menemukan catatan tentang penemuan tersebut yang dipublikasikan oleh outlet berita tepercaya atau sumber akademik, seperti yang diharapkan jika penemuan itu benar, mengingat signifikansinya.
Sebaliknya, kisah itu berasal dari video-video yang diposting ke berbagai platform media sosial, termasuk Facebook, Instagram, TikTok dan YouTube oleh seorang kreator bernama Scott Whitehead, yang menggambarkan kontennya sebagai parodi dan satir. Snopes mencoba menghubungi Whitehead untuk cerita ini, namun tidak menerima balasan.
Di samping label satir, beberapa frasa klaim tersebut menunjukkan bahwa itu tidak nyata — negara bagian Tennessee tidak dikenal karena hutan tropisnya (meskipun Pegunungan Great Smoky diklasifikasikan sebagai hutan hujan sedang), demikian juga tidak dikenal karena tebing-tebing yang sangat megah, misalnya. Akan sangat luar biasa, meskipun tidak sepenuhnya tidak mungkin, jika sebuah fitur alam yang begitu dramatis belum pernah didokumentasikan sebelumnya oleh suku asli Amerika maupun pemukim Eropa. Setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut, kami menemukan alasannya: rekaman yang terlihat di belakang video Whitehead diambil di situs arkeologi Pinara di Turki bagian barat daya.
Gagasan bahwa budaya kuno Eropa atau Mesopotamia melintasi samudra dan menetap di Amerika bukanlah hal baru. Ini juga merupakan bagian dari kepercayaan Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir (LDS), dan beberapa pemukim percaya bahwa budaya yang membangun struktur tanah raksasa di situs seperti Cahokia di Illinois bukan penduduk asli Amerika, melainkan ras putih yang „beradab” yang tidak dikenal.
Walaupun Amerika Serikat pasti penuh dengan keajaiban arkeologi, puluhan tahun penelitian dari arkeolog telah menyimpulkan bahwa situs-situs tersebut berasal secara definitif dari budaya pra-Columbus yang telah lama hidup di Amerika.
Snopes telah memeriksa klaim satir serupa dari Whitehead di masa lalu, termasuk klaim mengenai penemuan helm Romawi di North Carolina.