Postingan Klaim Agen ICE Terpeleset di Es Asli — Mereka Hampir Benar

18 Januari 2026

Klaim:

Rekaman secara autentik menunjukkan seorang agen ICE berlari mendekati para pengunjuk rasa di Minneapolis sebelum tergelincir dan jatuh di atas es.

Rating:

Konteks

Video tersebut autentik, sebagaimana dibuktikan oleh foto momen tersebut dan pengamatan saksi-saksi. Namun, pria itu adalah agen Border Patrol (Patroli Perbatasan), bukan agen ICE seperti yang digambarkan dalam beberapa unggahan media sosial. Agen-agen dari kedua lembaga tersebut bertugas di Minneapolis karena alasan yang sama.

Pada Januari 2026, ketika lebih dari 2.000 petugas dari Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS) melakukan patroli di wilayah Minneapolis atas arahan pemerintahan Presiden Donald Trump, sebuah video beredar online yang menyatakan menunjukkan salah satu agen federal tergelincir dan jatuh di atas es di kota tersebut. 

Video itu menyebar setelah penembakan fatal terhadap Renee Nicole Good oleh agen U.S. Immigration and Customs Enforcement di Minneapolis. Video tersebut muncul di situs-situs media sosial seperti Instagram dan X; media seperti stasiun penyiaran Turki TRT World dan 10 News Australia, serta acara komedi larut malam di AS. Pengguna media sosial mengklaim cuplikan itu menunjukkan “ICE jatuh di atas es.”

Video itu asli. Video tersebut tidak dibuat menggunakan perangkat lunak kecerdasan buatan (AI) maupun dimanipulasi menggunakan alat penyuntingan digital. Cuplikan tersebut secara autentik menunjukkan seorang agen federal tergelincir dan jatuh di Minneapolis. Kami menemukan foto momen itu dari sumber-sumber tepercaya. 

Namun seragam agen tersebut dan setidaknya satu keterangan saksi menunjukkan bahwa ia adalah bagian dari Customs and Border Protection (CBP), sebuah lembaga federal yang ditempatkan di wilayah itu untuk tujuan yang sama dengan ICE. Karena itu, klaim ini kami nilai sebagian besar benar.

Video tersebut muncul pada 11 Januari 2026, dan menampilkan seorang agen federal dengan lencana kuning berlari mendekati kamera sementara para pengamat mengejeknya. Agen tersebut lalu tergelincir dan jatuh di atas es di depan seorang pria berkebaya hitam yang sedang mengambil foto dengan kamera. Seseorang lain dengan jaket biru yang merekam adegan itu dari ponsel mereka muncul di depan kamera, sementara seorang lagi bersorak di latar belakang. Agen federal itu kemudian bangkit dan kembali berlari menuju kendaraan yang menunggu. 

Sejauh ini, kami belum menentukan sumber video itu, yang tampaknya merupakan rekaman paling populer pada saat itu, maupun identitas agen federal tersebut.

Dalam video lain dari adegan yang sama dengan sudut pandang berbeda, seseorang di belakang kamera menumpahkan hinaan terhadap petugas.

Pria dengan jaket hitam yang membawa kamera itu adalah Christopher Katsarov, seorang jurnalis dari Canadian Press. Ia merekam momen tersebut pada gambar di bawah. Keterangan gambar berbunyi: “Seorang agen federal tergelincir dan jatuh di atas es saat melakukan patroli di Minneapolis, Minn., pada hari Minggu, 11 Januari 2026.”

(Christopher Katsarov/Canadian Press)

Nasuna Stuart-Ulin, seorang jurnalis foto lepas yang karyanya pernah muncul di The New York Times, juga menangkap agen yang tergelincir dari sudut pandang yang berbeda.

(Pengguna Instagram “nasunaphoto”)

Keterangan pada kedua gambar tidak menjelaskan apakah agen tersebut bekerja untuk ICE, tetapi pemeriksaan teliti pada seragamnya menunjukkan bahwa agen itu kemungkinan bekerja untuk Border Patrol. Label kuning di punggungnya berbunyi “Police” dan “U.S. Border Patrol,” dan logo kuning di lengannya konsisten dengan logo yang dikenakan oleh petugas CBP pada foto-foto lain yang diambil di Minneapolis sekitar waktu yang sama.

Stuart-Ulin mengatakan lewat pesan teks bahwa pria yang tergelincir di atas es tersebut adalah agen Border Patrol.

CBP dan ICE keduanya berada di bawah naungan Departemen Keamanan Dalam Negeri. Sementara ICE menjalankan penegakan imigrasi di seluruh wilayah dalam negeri, CBP didirikan untuk menjaga perbatasan dan dapat melakukan penangkapan serta penggeledahan tanpa surat perintah dalam jarak 100 mil dari perbatasan.

Kepala Border Patrol Greg Bovino mengatakan kepada Fox News bahwa agen CBP berada di Minneapolis untuk melakukan operasi penegakan imigrasi, sambil menambahkan bahwa mereka mengejar “pelaku kriminal berbahaya” dan “penipu.” Berita-berita telah mendokumentasikan kejadian di mana agen Border Patrol menembakkan kanister gas kepada para pengunjuk rasa di Minneapolis, dan satu agen melukai seorang pria dengan tembakan di kaki setelah DHS mengatakan agen tersebut diserang.

Singkatnya, kami menentukan video tersebut autentik, sebagaimana dibuktikan oleh foto-foto momen itu dan pengamatan saksi-saksi. Namun, pria itu adalah agen Border Patrol, bukan agen ICE seperti yang digambarkan dalam beberapa posting media sosial.

Snopes telah menyelidiki beberapa klaim terkait penembakan terhadap Good, termasuk keaslian sebuah gambar yang diduga menunjukkan mobil Good melaju langsung ke arah agen yang menembaknya dan sebuah video yang mengklaim menampilkan agen ICE yang secara tidak sengaja menyalakan senjata saat jatuh di atas es. 

Siti Aulia Putri

Siti Aulia Putri

Saya adalah jurnalis independen yang fokus pada pemeriksaan fakta, literasi media, dan analisis informasi digital di Indonesia. Saya menulis untuk membantu pembaca memahami berita secara kritis dan membedakan fakta dari konten menyesatkan. Melalui PMJNEWS.com, saya berkomitmen menjaga integritas, transparansi, dan tanggung jawab dalam setiap karya jurnalistik.