Pria bertato wajah Trump mengaku ditolak untuk pekerjaan karena topi MAGA

16 September 2026

Pria itu diduga mengatakan bahwa pewawancara pekerjaan melihat topinya karena dia memakainya “di luar gedung”.


Gambar ini disediakan oleh Satire DONG PAC

“);
}
else if(is_tablet()){
slot_number++;

var ad_class_name = “snopes_dt_incontent”;
var advertisement_text = “Advertisment:”;

if(isSponsorNewsletterUser){
ad_class_name += “_sponsorship”;
advertisement_text = “Sponsorship: “+info_icon;
}

document.write(“”);
}

Klaim:

Sebuah gambar secara autentik menunjukkan wawancara dengan seorang pria yang memiliki tato wajah besar bergambar Presiden AS Donald Trump, mengklaim bahwa ia ditolak untuk pekerjaan karena topi MAGA merahnya.

Penilaian:

Originated as Satire

Pada September 2026, sebuah gambar menyebar secara online berupa cuplikan layar dari seorang pria dengan tato wajah besar bergambar Presiden AS Donald Trump yang sedang diwawancarai di TV sambil mengenakan topi MAGA merah.

Chyron di bagian bawah gambar menyatakan, “Pria itu mengatakan dia ditolak untuk suatu posisi karena pewawancara melihat topi MAGA-nya.” Lanjut dengan kutipan yang diduga berasal dari pria itu: “Saya memakainya di luar gedung.”  

Trump face tattoo

(Pengguna X @Miketrenchezs)

Gambar itu menyebar luas di media sosial, dengan banyak orang online menganggapnya (terarsip) sebagai nyata, dan para pembaca Snopes meminta kami untuk memverifikasi keasliannya. 

(Satire DONG PAC)

Gambar di atas adalah palsu. Ia berasal dari sumber satir, sebagaimana dibuktikan oleh logo di kanan bawah yang bertuliskan “Satire DONG PAC” (meskipun pada banyak unggahan logo dan label satire telah dihapus, sehingga asal-usulnya tidak jelas). Gambar ini juga menampilkan beberapa tanda bahwa gambar itu dihasilkan oleh kecerdasan buatan.

Di latar belakang, terlihat dua poster berbingkai identik dengan sebuah hati merah di bawahnya dan teks yang tidak terbaca tergantung berdampingan di bagian kanan atas gambar. Kedua, pipi dan telinga pria itu tampak melebar secara tidak wajar. Tato Trump juga tampak ditempelkan pada wajah secara menumpuk karena tidak mengikuti tonjolan halus yang secara alami ada pada garis rahang. Kami juga mencatat perubahan warna yang aneh di sepanjang dagu pria itu.

Kami memasukkan gambar tersebut ke alat riset milik OpenAI yang dapat menentukan apakah sebuah gambar dihasilkan oleh OpenAI. Alat tersebut menemukan “watermark SynthID yang berasal dari OpenAI.” 

Snopes juga menelusuri secara daring bukti bahwa wawancara TV nyata dengan pria ini pernah terjadi. Kami menelusuri contoh-contoh orang yang diduga kehilangan pekerjaan karena mendukung Trump, dan kisah pria ini serta tato wajahnya tidak pernah ditampilkan dalam kasus yang dilaporkan secara publik. 

Kami menemukan sebuah situs web dengan URL dongpac.com yang menampilkan logo yang sama seperti di sudut kanan bawah gambar, meskipun situs tersebut tidak terlihat memiliki meme persis ini pada halamannya. Situs itu menggambarkan kontennya sebagai “satiris.” 

Snopes telah membahas banyak contoh konten satir, termasuk gambar-gambar palsu lain dari pria-pria yang mengenakan topi MAGA. Baca selengkapnya tentang mengapa kami melaporkan konten satir di situs kami. 

Siti Aulia Putri

Siti Aulia Putri

Saya adalah jurnalis independen yang fokus pada pemeriksaan fakta, literasi media, dan analisis informasi digital di Indonesia. Saya menulis untuk membantu pembaca memahami berita secara kritis dan membedakan fakta dari konten menyesatkan. Melalui PMJNEWS.com, saya berkomitmen menjaga integritas, transparansi, dan tanggung jawab dalam setiap karya jurnalistik.