Video perayaan penangkapan Maduro tidak difilmkan di Venezuela

9 Januari 2026

Klaim:

Sebuah video yang beredar di media sosial pada awal Januari 2026 secara autentik menampilkan orang-orang di Venezuela merayakan penangkapan Presiden Nicolás Maduro.

Peringkat:

Konteks

Sementara video tersebut secara akurat menampilkan orang-orang yang merayakan penangkapan Maduro, adegan itu berlangsung di Doral, Florida, bukan di Venezuela.

Setelah militer AS menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro pada awal Januari 2026 dan membawanya ke Kota New York untuk diadili atas tuduhan narco-terorisme, sebuah video beredar online yang konon menunjukkan orang-orang di Venezuela merayakan berakhirnya pemerintahan Maduro.

Nick Shirley — seorang YouTuber yang videonya tentang dugaan skandal penipuan penitipan anak di Minnesota yang dianalisis Snopes pada akhir Desember 2025 — mem-posting rekaman itu di X pada 3 Januari, hari Maduro ditangkap. Klip tersebut menampilkan beberapa orang yang membungkus dirinya dengan bendera negara Amerika Latin tersebut, bersorak-sorak dan menari (diarsipkan). Kiriman Shirley berbunyi (rinciannya ada dalam kurung milik kami):

Wait a minute the MSM [mainstream media] media lied to us again? The people of Venezuela actually didn’t like being ruled by a narco-terrorist?

Perayaan ala Piala Dunia sedang MELETUS di seluruh Venezuela saat ini, selamat kepada rakyat Venezuela! Semoga Tuhan memberkati Anda!

(Pengguna X Nick Shirley)

Klaim dan video tersebut juga muncul di tempat lain di X dan Instagram, sementara beberapa pembaca Snopes mencari kejelasan tentang lokasi rekaman.

Singkatnya, rekaman itu tidak menampilkan orang-orang di Venezuela. Meski benar bahwa adegan tersebut menggambarkan orang-orang yang merayakan penangkapan Maduro, rekaman itu diambil di Doral, Florida, barat pusat kota Miami. Karena itu, video tersebut diberi keterangan yang salah.

Asal-usul video

Video tersebut berasal dari pengguna TikTok @Ricardo28 (diarsipkan), yang tampak menyiarkannya secara langsung, sehingga video tidak lagi tersedia untuk dilihat di profil pengguna. Bio akun tersebut hanya menampilkan dua bendera emoji, satu untuk AS dan satu untuk Venezuela. Snopes menghubungi pengguna tersebut untuk konfirmasi bahwa dia bertanggung jawab merekam kerumunan itu, namun orang yang mengelola akun tersebut menolak memberi komentar.

landmarks penting dalam klip menunjukkan adegan itu tidak terjadi di Venezuela, melainkan di Doral, Florida, terkadang disebut sebagai “Venezuela Kecil” karena populasinya yang besar dari orang Venezuela yang diasingkan (sensus 2020 menunjukkan hampir 40% penduduk Doral berasal dari keturunan Venezuela).

Video tersebut menunjukkan perayaan berlangsung di sebuah stasiun pompa bensin Chevron. Meninjau ketiga SPBU Chevron yang ada di Doral, terungkap bahwa itu terjadi di stasiun 10191 N.W. 58th St. yang terletak dekat restoran Venezuela bernama El Arepazo. (Arepas adalah pancake jagung gurih yang khas Venezuela dan Kolombia.)

Dalam gambar di bawah ini, Snopes mencocokkan dua detail dalam video dengan tampilan jalan Google Maps dari stasiun tersebut: pompa No. 12 dan rumah dua lantai di samping pohon palem.

(Google Maps dan pengguna TikTok @Ricardo28)

Memutar pandangan di Google Maps memperlihatkan restoran El Arepazo di sisi kiri gambar.

(Google Maps)

Media berita lokal juga melaporkan perayaan di stasiun tersebut pada 3 Januari 2026, hari AS menangkap Maduro. Misalnya, saluran berita WPLG menyebutkan bahwa “ratusan orang Venezuela” berkumpul untuk merayakannya, sementara The Miami Herald majalah tersebut merilis video yang direkam di lokasi yang sama kemudian hari itu.

Snopes menghubungi seorang ahli untuk menanyakan kemungkinan orang-orang di Venezuela secara terbuka merayakan penangkapan Maduro. “Memang ini momen yang sangat berbahaya untuk merayakan di Caracas,”Luís Duno-Gottberg, seorang profesor studi Amerika Latin di Rice University menanggapinya lewat email, merujuk ke ibukota Venezuela. “Faktanya, jalan-jalan cukup tenang.

Beberapa media berita terkemuka, termasuk BBC dan Fortune, melaporkan ketakutan terhadap pembalasan yang membuatnya sulit, jika tidak mustahil, untuk merayakan pengambilalihan Maduro oleh AS. Beberapa laporan lain, termasuk di Financial Times, BBC, dan Bloomberg, mengatakan bahwa pasukan keamanan Venezuela menindak dissent dan menangkap jurnalis setelah penangkapan tersebut.

Untuk bacaan lebih lanjut, Snopes membongkar video lain yang diduga menunjukkan warga Venezuela merayakan penangkapan Maduro. Dalam kasus ini, rekaman itu dibuat menggunakan perangkat lunak kecerdasan buatan.

Siti Aulia Putri

Siti Aulia Putri

Saya adalah jurnalis independen yang fokus pada pemeriksaan fakta, literasi media, dan analisis informasi digital di Indonesia. Saya menulis untuk membantu pembaca memahami berita secara kritis dan membedakan fakta dari konten menyesatkan. Melalui PMJNEWS.com, saya berkomitmen menjaga integritas, transparansi, dan tanggung jawab dalam setiap karya jurnalistik.