Sebuah video (arsip) yang mengklaim secara otentik menunjukkan agen Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) menyerang paduan suara gereja Afrika-Amerika beredar online pada Januari 2026. Misalnya, para pembaca Snopes mengirimkan video dari halaman Facebook Branson Area Breaking News yang mengklaim menunjukkan insiden tersebut.
Video tersebut tampak menunjukkan agen ICE menghadapi paduan suara Afrika-Amerika di sebuah jalan, menarik beberapa penyanyi ke tanah.
Keterangan dari postingan Branson Area Breaking News membaca:
Seorang paduan suara gereja Afrika-Amerika yang berusia lanjut memblokir jalan di pusat kota sambil menyanyikan nyanyian hak-hak sipil, termasuk “We Shall Not Be Moved,” untuk mencegah agen Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) bergerak maju selama sebuah operasi penegakan imigrasi yang tampak.
Beberapa pembaca tampak menafsirkan rumor itu sebagai penggambaran faktual dari kejadian nyata. Namun, tidak ada bukti bahwa agen ICE benar-benar menyerang paduan suara gereja Afrika-Amerika.
Sebaliknya, klaim tersebut berasal dari Branson Area Breaking News — sebuah halaman Facebook yang menggambarkan hasilnya sebagai bersifat satir. Halaman About-nya menyatakan, “Kami adalah organisasi berita satir terkenal di seluruh dunia dan telah menerima banyak penghargaan untuk kisah-kisah berita terbaru kami!”
Cerita fiksi itu menyebar di tengah laporan bahwa para demonstran anti-ICE mengganggu sebuah ibadah di gereja tempat seorang pejabat ICE setempat tampaknya menjabat sebagai pendeta. Pencarian di Google, Yahoo, Bing, dan DuckDuckGo untuk frasa “ICE agents attack Black church choir” hanya menampilkan laporan berita tentang insiden yang dilaporkan ini dan tidak ada laporan tentang agen ICE menyerang sebuah paduan suara, yang seharusnya dilaporkan secara luas jika benar (arsip, arsip, arsip, arsip).
Branson Area Breaking News memiliki rekam jejak membuat cerita untuk dibagikan dan mendapatkan komentar, kadang-kadang dengan mengandalkan perangkat lunak kecerdasan buatan (AI) untuk penceritaan.
Dalam kasus video yang diduga menunjukkan agen ICE menyerang paduan suara gereja Afrika-Amerika, video tersebut menampilkan bidang yang buram yang bergerak di sekitar layar selama klip. Bidang buram ini cocok dengan pola gerak watermark milik Sora, sebuah model AI yang menambahkan watermark yang terlihat maupun tersembunyi pada konten yang dibuatnya.
(Pengguna Facebook Branson Area Breaking News)
Kami menghubungi Branson Area Breaking News untuk mengonfirmasi apakah video tersebut menggunakan Sora untuk membuat video itu dan menutupi watermark modelnya, dan kami menunggu balasan.
Snopes telah menanggapi klaim satiris serupa dari halaman Facebook tersebut di masa lalu, termasuk klaim bahwa menara air menabrak jalan yang sibuk dan rumor bahwa hujan berwarna merah turun di kota tersebut.
Sebagai latar belakang, berikut alasan mengapa kami memberi tahu pembaca tentang rumor yang dibuat oleh sumber-sumber yang menggambarkan keluaran mereka sebagai lucu atau satir.