Waspadai video palsu: Ratu Camilla sebut Trump sebagai badut sombong dan kasar

14 Mei 2026

Klaim:

Video yang dibagikan pada April dan Mei 2026 secara autentik menampilkan Ratu Camilla dari Inggris yang menyebut Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai “badut yang arogan dan tidak sopan.”

Penilaian:

Pada April dan Mei 2026, sebuah video beredar online yang diduga menampilkan Ratu Camilla dari Inggris menyebut Presiden AS Donald Trump sebagai “arrogant and rude clown.”

Sebagai contoh, seorang pengguna Instagram membagikan cuplikan dugaan tersebut pada 3 Mei. Keterangan yang tertulis berbunyi, “Ratu Camilla menggambarkan Trump sebagai badut yang arogan dan tidak sopan, dengan mengatakan bahwa ia adalah politisi yang paling tidak sopan.”

Cuplikan tersebut juga muncul di Facebook, TikTok dan YouTube. Pembaca Snopes menghubungi kami untuk menanyakan apakah video itu asli Camilla atau ciptaan digital.

Kami pertama-tama mengunggah cuplikan layar tersebut ke Google Lens untuk melakukan pencarian gambar terbalik. Selanjutnya, kami menggunakan mesin pencari seperti DuckDuckGo, Google dan Yahoo dengan frasa-frasa seperti “Queen Camilla arrogant rude clown” dan “Camilla called Trump a rude clown.”

Jika adegan dalam video itu benar terjadi, jurnalis dari media berita kredibel pasti telah mendokumentasikannya — komentar seperti itu kemungkinan besar akan memicu perselisihan diplomatik kecil, setidaknya. 

Namun kenyataannya tidak demikian. Kami tidak menemukan contoh outlet tepercaya mana pun yang menerbitkan video itu, maupun melaporkan soal adegan yang diduga tersebut.

Video tersebut tidak menampilkan Camilla menghina Trump secara autentik dan sebaliknya merupakan deepfake yang dihasilkan dengan kecerdasan buatan, dan kami telah menandai video tersebut sebagai palsu.

Sumber asli video palsu tidak diketahui. Namun, kami berhasil menemukan cuplikan asli yang digunakan untuk membuat deepfake sang ratu. Kami juga membandingkan suara Camilla dalam cuplikan dengan rekaman lain dan menemukan beberapa ketidaksesuaian. 

Video dimulai dengan cuplikan Camilla yang secara seolah-olah menyebut Trump sebagai “arrogant and rude clown” sambil duduk di depan mikrofon yang tertulis kata “TODAY” dan angka “4” di atasnya. 

Camilla berbicara dengan acara “Today” saat mengunjungi AS pada April 2026, tetapi wawancara itu tidak menampilkan mikrofon yang terlihat. Sebaliknya, kami menemukan bahwa program BBC Radio 4 “Today” telah mewawancarai Camilla pada Desember 2025, mengenakan pakaian hijau seperti yang terlihat dalam cuplikan palsu tersebut.

Setelah deepfake, video tersebut menggunakan berbagai cuplikan video asli Camilla dan Trump dengan narasi suara sang ratu yang konon membicarakan bagaimana sang presiden telah tidak menghormati monarki Inggris selama kunjungan kenegaraan mereka ke AS. Sementara alat AI generatif menghasilkan versi suara Camilla yang relatif akurat, ada beberapa artefak (misalnya, akhir kata pada kata “encountered” dan bagian tengah kata “bilateral”) pada audio tersebut yang menunjukkan bahwa itu tidak nyata.

Snopes telah membongkar media serupa sebelumnya. Misalnya, kami menelusuri sumber video deepfaked yang konon menunjukkan Trump terjaga dalam keadaan tertidur saat duduk di Ruang Oval pada April 2026.

Siti Aulia Putri

Siti Aulia Putri

Saya adalah jurnalis independen yang fokus pada pemeriksaan fakta, literasi media, dan analisis informasi digital di Indonesia. Saya menulis untuk membantu pembaca memahami berita secara kritis dan membedakan fakta dari konten menyesatkan. Melalui PMJNEWS.com, saya berkomitmen menjaga integritas, transparansi, dan tanggung jawab dalam setiap karya jurnalistik.